Selasa, 16 Februari 2016

Refleksi Kaki Untuk Kesehatan dan Mengurangi Stress

Refleksi Kaki. Berjalan di atas batu tanpa alas kaki sakit gak? beberapa orang pasti merasakan sakit, termasuk aku.Tetapi setelah sekian menit badan akan terasa rebih rileks, lebih bugar dan segar. Bagaimana ini bisa terjadi? Seperti dikatakan pakar pengobatan tradisional Prof Hembing Wijayakusuma, tekanan batu pada telapak kaki memberikan rangsangan bioelektrik pada organ tubuh yang berhubungan dengan titik syaraf telapak kaki. Rangsangan bioelektrik memperlancar aliran darah sehingga tubuh menjadi segar.
Akan tetapi untuk bisa berjalan di atas bebatuan yang tersusun tidak rata bukanlah hal yang mudah, karena terkadang terselip beberapa bebatuan yang runcing sehingga terkadang malah melukai telapak kaki kita.

Anda tidak perlu khawatir karena untuk mendapatkan rangsangan bioelektrik tidak harus selalu dilakukan dengan berjalan diatas bebatuan, Anda bisa memperoleh manfaat itu melalui terapi pijat refleksi kaki dengan menggunakan tangan. terlebih, terapi refleksi kaki ini bisa dilakukan sendiri, asalkan mengetahui letak titik-titik refleksi yang dibutuhkan.

Terapi ini sebaiknya dilakukan di ruangan yang bersih, nyaman, tenang, dan memiliki sirkulasi udara yang baik. Kondisi ruangan tersebut dapat membantu pasien menjadi lebih tenang dan nyaman. Selain itu, waktu pemberian terapi juga harus diperhatikan yaitu sekitar 30 menit, dengan frekuensi 3-6 hari sekali untuk mencegah penyakit, dan 2-3 hari sekali untuk mengatasi gangguan penyakit. Kondisi telapak kaki pasien pun tidak dalam keadaan luka.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar