Refleksi Kaki Untuk Kesehatan dan Mengurangi Stress
Refleksi Kaki. Berjalan di atas batu tanpa alas kaki
sakit gak? beberapa orang pasti merasakan sakit, termasuk aku.Tetapi
setelah sekian menit badan akan terasa rebih rileks, lebih bugar dan
segar. Bagaimana ini bisa terjadi? Seperti dikatakan pakar pengobatan
tradisional Prof Hembing Wijayakusuma, tekanan batu pada telapak kaki
memberikan rangsangan bioelektrik pada organ tubuh yang berhubungan
dengan titik syaraf telapak kaki. Rangsangan bioelektrik memperlancar
aliran darah sehingga tubuh menjadi segar.
Akan tetapi untuk bisa berjalan di atas
bebatuan yang tersusun tidak rata bukanlah hal yang mudah, karena
terkadang terselip beberapa bebatuan yang runcing sehingga terkadang
malah melukai telapak kaki kita.
Anda tidak perlu khawatir karena untuk
mendapatkan rangsangan bioelektrik tidak harus selalu dilakukan dengan
berjalan diatas bebatuan, Anda bisa memperoleh manfaat itu melalui
terapi pijat refleksi kaki dengan menggunakan tangan. terlebih, terapi refleksi kaki ini bisa dilakukan sendiri, asalkan mengetahui letak titik-titik refleksi yang dibutuhkan.
Terapi ini sebaiknya dilakukan di
ruangan yang bersih, nyaman, tenang, dan memiliki sirkulasi udara yang
baik. Kondisi ruangan tersebut dapat membantu pasien menjadi lebih
tenang dan nyaman. Selain itu, waktu pemberian terapi juga harus
diperhatikan yaitu sekitar 30 menit, dengan frekuensi 3-6 hari sekali
untuk mencegah penyakit, dan 2-3 hari sekali untuk mengatasi gangguan
penyakit. Kondisi telapak kaki pasien pun tidak dalam keadaan luka.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar