Tempat liburan yang eksotik
ya …Sampireun
Jika anda menginginkan suasana liburan yang tenang dengan
pemandangan hijau pegunungan dan nuansa pedesaan, Kampung Sampireun bisa
menjadi alternatif yang bagus untuk
menghabiskan waktu liburan anda bersama keluarga. Suasana pedesaan khas
parahyangan dengan konsep penginapan menggunakan bangunan bale-bale bambu,
suguhan kuliner khas Jawa Barat dan alunan musik dari alat musik khas tatar
sunda, maka anda tidak salah pilih lagi, Kampung Sampireun adalah pilihan
tepat. Udara di kawasan ini sejuk, anda akan mendapatkan ketenangan dengan
menikmati hembusan angin dan gesekkan daun bambu yang tertiup angin.
Penamaan kampung Sampireun diambil dari nama Situ Sampireun
yang berarti tempat singgah. Danau ini memiliki sumber mata air yang masih
dimanfaatkan sebagai sarana irigasi sawah-sawah warga setempat.
Di tempat ini, nuansa romantis yang Anda inginkan pasti bisa
terwujud. Dihiasi oleh kebun bambu yang tumbuh di salah satu sudut, suara
gemericik air mancur dari ornamen patung-patung sebagai penghias pantaslah
menambah nuansa romantis. Tanaman pinus yang rindang memberikan keteduhan,
ditambah lagi dengan asrinya penataan tata ruang lokasi tersebut, tiap sudutnya
menawarkan pengalaman panorama yang berbeda.
Lokasi tepatnya terletak di Ciparay, desa Sukakarya, Garut –
Jawa Barat, Kampung Sampireun menawarkan kesederhanaan yang dibalut fasilitas
yang nyaman sesuai kebutuhan anda, dengan panorama yang indah dan ketenangan
lingkungannya, bagus juga untuk dijadikan destinasi berbulan madu bagi pasangan
pengantin baru. Coba Anda bayangkan, candle
light dinner di atas sebuah rakit di
tengah danau indah nan hening. Berdua bersama pasangan, menikmati merdunya
senandung alam, tanpa hiruk-pikuk apapun.
Pelayanan
eksklusif itu untuk Anda yang berbulan madu. Nikmati pula treatment spa berdua,
dengan atmosfir yang arsitek jawa kuno ditemani dengan gemericik air
mancur memjadi lebih rilek mengantar ke alam impian, badan menjadi lebih
segar dan hilanglah semua kepenatan dan
kelelahan, wisata kampung, buklet bunga dan gift, dan hiasan kamar khas bulan
madu.
Di
setiap bungalow difasilitasi oleh perahu yang siap Anda gunakan kapan saja
untuk mengarungi situ. Saat mengarungi situ dengan menggunakan perahu, lihatlah
ke bawah air, Anda akan melihat ikan-ikan mas berenang mengikuti kita
seakan ingin menari nari yang
selalu menghiasi keindahan situ.
Anda pun juga bisa menikmati “Calung” yang akan dipentaskan
setiap sore di panggung depan atau deck di tengah situ oleh sebuah kelompok seni. Anda
akan dihibur oleh alunan nada-nada pentatoniknya. Sambil menikmati pertunjukkan
Anda bisa menyeruput hangatnya minuman
kopi tubruk yang bisa Anda pesan
di “Waroeng Kopi.”
Pelayanan
eksklusif lainnya dan ditujukan untuk semua pengunjung yang baru tiba adalah welcome drink berupa bajigur, minuman
tradisional Sunda yang bisa menghangatkan tubuh. Maklum, temperatur di sana sangat
sejuk. Setelah itu, tamu akan diantar dari lobby ke bungalow menggunakan perahu
atau rakit karena seluruh bungalow berada di tepian danau berair jernih yang
dihuni ratusan segala ikan mas.
Saat
malam tiba, suasana bertambah romantis. Misalnya, pengunjung akan
dinina-bobokan alunan kecapi suling, gemericik air dan desiran angin malam
pegunungan. Senandung alam yang berkolaborasi dengan alat musik tradisional
menciptakan harmoni kedamaian. Sungguh sebuah pengalaman yang tidak akan pernah
terlupakan.
Uniknya, ketika matahari mulai
menyembul dari timur di pagi hari sambil di temani ayam berkokok
milik warga sekitar kita dapet free surabi yang di jajakan lewat
perahu.
Kolam renang yang ukurannya tidak
begitu besar namun tetap asri dan eksotik yang tak kalah dengan hotel- hotel
yang ada di pulau Bali menambah betah
untuk tinggal di kampung sampireun.
Karena konsep alami, semua spot di Kampung Sampireun ini
bagus buat foto foto. Di danau sambil mendayung sampan, di taman, atau sekedar
di bawah pepohonan. Kampung Sampireun juga memiliki fasilitas jemput pengunjung
khusus dari Jakarta atau kota lain. Tempat peristirahatan yang mengusung tema back to nature ini memang layak dijadikan tempat singgah. Ada 22
bungalow dan 20 kamar di deluxe garden yang
siap ditempati kapan saja.
Tapi ada yang lebih menarik
lagi. Kampung Sampireun melakukan
pemilahan sampah, pengolahan air limbah, menjaga kebersihan mata air yang
mengaliri situ dan menjaga kelestarian satwa. Wilayah ini rupanya daerah
jelajah burung Kowak Malam Abu. Burung Kowak Malam Abu yang nama ilmiahnya nama binomial Nycticorax nycticorax L. Dalam bahasa Inggris disebut Black-crowned
nightheron. Burung ini aktif di malam hari untuk mencari makanan. Karena
carnivora makanannya adalah hewan lain khususnya ikan yang ada di danau. Ukuran
badannya sebesar ayam. Suaranya mirip gagak, bunyinya kwak..kwak , maka itu
disebut burung kowak. Bulunya berwarna putih dan kelabu, mata merah dan kaki
kuning. Ada 2 lembar bulu mirip kuncir di kepalanya,menambah kecantikan burung
kowak ini.
Itulah
Kampung yang unik, eksotis, ramah lingkungan yang jauh dari keramaian kota dan tetap menjaga budaya kearifan lokal. Semua
hanya bisa Anda dapatkan di Kampung Sampireun, Resort & Spa.
Hayuuuu ah…Berangkat !!!!!!!!…

Tidak ada komentar:
Posting Komentar